PSM Makassar, sisa partai kandang wajib diamankan

          Pasca kekalahan telak 0-3 atas Madura United Senin 30/10/2018 lalu memaksa PSM makassar perlu lebih extra hati-hati demi menjaga asa untuk menjuarai kasta tertinggi sepakbola Liga Indonesea 2018. Tidak ada pilihan seluruh 4 sisa partai kandang masing-masing melawan Persipura (03/11), kemudian berturut menjamu Persija (17/11) dan Bali United (25/11), serta terakhir menghadapi PSMS (09/12) harus dimenangkan oleh pasukan Robert Rene Alberts. Sambil mengoptimalkan 2 sisa partai away melawan Persebaya (10/11) dan Bhayangkara FC (03/12).
          Kendati masi terpaut lebih unggul 5 poin dengan pesaing terdekatnya Persija dan Persib, terutama Persija yang berhasil mencuri 3 poin di kandang Persipura pekan lalu, tentunya dua rival abadi sejak era perserikatan itu akan terus menguntit posisi PSM yang saat ini masi nyaman di puncak kalsemen sementara Liga-1. Persija yang masi menyisakan 7 pertandingan (4 kandang dan 3 tandang) menjadi ancaman terberat Juku Eja, beruntung 1 partai tandang Persija akan dihelat di kandang PSM Stadion Andi Mattalatta Makassar dan tentu ini akan menjadi partai krusial bagi Wuljan Pluim dkk, artinya tidak ada pilihan momentum pertemuan PSM vs Persija ini wajib dimenangkan PSM untuk menjegal langkah Persija. Dua partai tandang Persija lainnya melawan Persebaya dan Bali United adalah tim-tim yang memiliki tren positif saat menjamu lawan-lawan mereka di kandang serta keduanya punya ambisi dalam perebutan posisi akhir klasemen. Persebaya tengah berjuang keluar dari zona degradasi, sementara Bali United masi punya kans untuk bersaing meraih tiket 3 besar, artinya dua tim ini berpotensi untuk menghalangi persija untuk mencuri poin diluar kandang.
          Persib tidak menutup kemungkinan akan membuyarkan mimpi PSM untuk menjuarai Liga-1 musim ini, kendati tim Maung Bandung saat ini tengah diterpa banyak masalah, harus kehilangan dukungan bobotoh dan menjadi tim musafir (tersisa juga 7 pertandingan), namun Persib adalah tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata lantaran mereka memiliki kwalitas deretan pemain diatas rata-rata serta kepiawaian pelatih Roberto Carlos Mario Gomez yang amat piawai meramu strategi.
          PSM, Persija, dan PSM adalah tim-tim era Perserikatan yang memiliki peluang besar untuk menjuarai Liga-1. Tinggal bagaimana mereka menjaga asa. Tim yang mampu memanfaatkan peluang akan berpotensi meraih gelar itu. PSM adalah tim yang paling siap, asalkan tidak lengah, gelar juara yang sudah sekian lama dirindukan pecinta bola di Makassar akan mereka raih,

Komentar